Gugus Pelindung

Reaksi kemoselektif artinya bahwa pereaksi hanya bereaksi dengan gugus fungsional yang dikehendaki atau hanya bereaksi sampai pada tahapan tertentu atau menghasilkan suatu produk dengan stereokimia tertentu (stereoselektif).
Pada prakteknya kemoselektivitas ini dilakukan dengan cara melindungi gugus yang tidak dikehendaki untuk bereaksi dengan suatu gugus pelindung (protecting group). Pada akhir reaksi gugus pelindung dilepaskan dengan suatu pereaksi tertentu. Ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi oleh suatu gugus pelindung sebagai berikut.
  1. Mudah dimasukkan dan dikeluarkan
  2. Resisten terhadap reagen yang akan menyerang gugus fungsional yang tidak terlindungi
  3. Resisten terhadap semua jenis reagen lain yang mirip, yang dapat menyerang gugus yang tidak terlindungi
Beberapa gugus pelindung untuk gugus fungsional senyawa organik dan cara mengeluarkannya, ketahanan dan reaksinya adalah seperti tabel berikut.

Gugus
GP
Penambahan
Penghilangan
Ketahanan GP
GP bereaksi dengan
Aldehida
Aseetal
R-OH, H+
H2O/H+
Nukleofil, basa, reduktor
Elektrofil, oksidator
Keton
Ketal
R-OH, H+
H2O/H+
Nukleofil, basa, reduktor
Elektrofil, oksidator
Asam
Ester
Alkohol
H2O/H+, OH-
Basa lemah, elektrofil
Basa kuat, nukleofil, reduktor
Alkohol/Fenol
Eter
Basa
Hidrogenasi
Nukleofil
Elektrofil
Sumber : Sitorus, Marham. 2013. Kimia Organik Fisik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Salah satu contoh penggunaan gugus pelindung adalah reaksi sintesis alkohol dari ketoester :

Senyawa ketoester (1) mengandung dua gugus karbonil yang berbeda kereaktifannya. Gugus karbonil keton kereaktifannya lebih besar dibandingkan dengan gugus karbonil ester. Sehingga ketika direduksi dengan NaBH4 maka akan terbentuk alkohol (2) bukan alkohol (3). Oleh karena itu untuk melakukan total sintesis alkohol (3) dibutuhkan suatu gugus pelindung untuk melindungi gugus karbonil keton pada suatu ketoester dengan mengubahnya menjadi asetal. Berikut ini adalah total sintesis senyawa alkohol dari ketoester dengan menggunakan gugus pelindung asetal, yaitu :

Gugus asetal pada sintesis alkohol dapat dihilangkan dengan penambahan asam, sehingga didapatkan gugus fungsi awal yang dilindungi.
Apabila suatu molekul mempunyai dua gugus fungsi yang memiliki reaktivitas yang sama, maka dapat dilindungi dengan cara yang berbeda sehingga mereka dapat dihilangkan dengan kondisi yang berbeda-beda.

Comments

  1. apakah gugus pelindung dapat hilang dari suatu reaksi? jika iya, paa saja penyebab hilangnya gugus pelindung dalam reaksi tersebut. Trimkasih

    ReplyDelete
  2. bagaimana suatu senyawa dapat terjadi deproteksi ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Total Synthesis of Reserpine

Total Synthesis of Natural Products

Total Synthesis of Eusiderin